Ada kesalahan di dalam gadget ini

Kamis, 19 Mei 2011

Bergadang Jangan Bergadang Jika Tak Ada Gunanya


Hmmmmm...
ngapain ya bagus nya jam jam segini...
Di saat orang dah tidur semua nya...
Saya malah sibuk ngerjain makalah yang kayak nya gak abis abis nya untuk dikerjakan...
hehehehehe....

Ini pun tulisan saya buat pas mata dah mengkeret alias dah mau terpejam tapi di paksakan buat melek..

Huft ini nih kalo tugas suka di undur undur akhir nya terpaksa bergadang semalaman

Tugas yang saya kerjakan tak satu tapi 2, satu lagi ngerjain TA alias skripsi..
Maklum dah mahasiswa tingkat akhir..
heheeheeheeheeheheeheeheeheheehehe

Oke saya mau share kembali...

Pernah kah anda bergadang????
dalam hidup anda pasti ada minimal satu kali anda bergadang..
Kalo saya mah jangan tanya..
Keseringan malahan..
dalam seminggu bisa di hitung hari saya tak bergadang..
Ada saja lah alasannya..
Ngerjain Tugas lah..
Facebookan lah
Atau memang ni mata tak mau terpejam..

Saya memang pernah memeriksakan diri ke dokter..
Kata dokter sih saya terlalu banyak dipikirkan jadi kadang susah tidur....
Wah wah wah..
Kalo dipikir benar juga sih..
Maklum "pemikir pemula"
hahaahaahahaahaahaaha..
^_^

Anda mau bergadang tiap hari, sebaik nya mikir mikir dulu deh..
ini nih alasannya..

1. Meningkatnya angka Kecelakaan

Kurang tidur akan mengakibatkan kita akan mengalami ngantuk berat disiang hari sehingga sewaktu mengendarai Mobil/Motor rawan kecelakaan.

2. Konsentrasi Menurun

Ini benar banget, Akibat sering begadang, aku sering ketiduran sewaktu kuliah. Ilmu dari dosen gak ada satupun yang tertinggal di memoriku. sehingga sewaktu ujian kelabakan buat contekan akibatnya IPK pas-pasan buat makan. hehe

3. Berbagai Penyakit

* Penyakit jantung
* Serangan jantung
* Gagal jantung
* Detak jantung tidak teratur
* Tekanan darah tinggi
* Stroke
* Diabetes

4. Gendut (nah loe,,,koq bisa ya)

Biasanya kalo kita begadang pasti menyiapkan berbagai makanan , snack dan minuman. Kalo yang hobby ngerokok mungkin sebungkus bisa saja habis dalam sekejap…Penelitian terakhir terfokus pada hubungan antara tidur dan peptida yang mengatur nafsu makan. Ghrelin merangsang rasa lapar dan leptin memberi sinyal kenyang ke otak dan merangsang nafsu makan. Waktu tidur singkat dikaitkan dengan penurunan leptin dan peningkatan dalam ghrelin. Kurang tidur tak hanya merangsang nafsu makan. Hal ini juga merangsang hasrat menyantap makanan berlemak dan makanan tinggi karbohidrat.

5. Cepat Tua

Nah…..nah yang ini benaran gak ya,,,

Biasanya kalo orang yang sering begadang maka dibawah matanya akan terlihat garis hitam. coba deh perhatiin….Wajah pun terlihat capek dan letih….


6. Terganggu

Dalam pengujiann melibatkan sembilan responden bertubuh sehat berusia 20-31 tahun. Mereka menginap lima malam di laboratorium dengan jam tidur teratur pukul 23.00-07.30. Dua malam pertama, mereka dibiarkan tidur nyenyak. Pada hari ketiga, pengeras suara di kamar memperdengarkan suara-suara rendah saat pola otak responden memasuki fase tidur nyenyak. Walau pelan, suara rendah itu mengurangi kualitas tidur lelap mereka menjadi 90%. Suara itu rupanya membawa mereka kembali dari fase tidur nyenyak ke fase tidur ringan.

Responden berusia di atas 60 tahun, secara umum hanya mengalami fase tidur nyenyak selama 20 menit, orang dewasa 80-100 menit. Hasilnya, sensitivitas insulin para responden menurun menjadi 25%. Itu berarti, jika kurang tidur butuh lebih banyak hormon insulin untuk mengatur kadar glukosa. Jika jenis makanan tetap sama tetapi tidurnya lebih sedikit, maka kadar glukosa darah naik 23%.

Prof Dr dr Askandar Tjokroprawiro SpPD dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya, menegaskan insulin, hormon yang diproduksi sel beta pankreas berfungsi mengatur metabolisme glukosa menjadi energi. Jika jumlahnya berlebih dalam darah, muncullah diabetes. Itu menyebabkan berbagai komplikasi, seperti stroke, katarak, jantung koroner, dan gangren. Penderita diabetes juga rentan infeksi.

7. Infeksi

Banyak penyebab kaki penderita diabetes mudah infeksi. Askandar mencontohkan, terkena knalpot, lecet akibat sepatu sesak, luka kecil saat memotong kuku, kompres kaki yang terlalu panas. Infeksi kaki mudah timbul pada penderita diabetes kronis yang dikenal sebagai penyulit gangren atau ulkus. Jika dibiarkan, infeksi mengakibatkan pembusukan pada bagian luka karena tidak mendapat aliran darah. Pasalnya, pembuluh darah penderita diabetes banyak tersumbat atau menyempit. Jika luka membusuk, bagian terinfeksi harus diamputasi.

Hal itulah yang dialami M Fuad Hartoro Aji di Jakarta. Kadar gula darahnya 700 mg/dl, kadar normal 200 mg/dl. Setelah menghentikan konsumsi makanan manis, nilai itu perlahan turun ke angka 200 mg/dl. Walau Fuad merasa tenang dengan angka itu, bukan berarti ancaman hilang.

Pada Oktober 2006 ketika sedang menikmati acara televisi, nyamuk mengisap darah di tubuhnya. Akibatnya, kulit pria kelahiran Jakarta itu berbintik kecil berwarna merah. Lantaran gatal, Fuad kerap menggaruknya. Hasilnya, bintik itu membesar dan membengkak dengan diameter 4 cm. Bukan itu saja, bentol itu berkembang menjadi 22 titik disertai kaki menghitam.

Dokter yang merawat Fuad memutuskan untuk mencongkel satu per satu bentol itu. Setelah dua hari rawat inap bengkak memang sirna, tapi yang tersisa luka sedalam 0,5 cm yang tak kunjung menutup. Luka itu juga membuat Fuad tidak bisa berjalan lantaran kakinya membesar dan sakit jika dipijakkan.

Selama satu tahun luka itu dibiarkan oleh Fuad. Pada Januari 2008 temannya, Edi, menyodorkan ekstrak teripang oles dan jeli yang diminum. ‘Saya borehkan ekstrak teripang ke satu per satu luka hingga memenuhi lubangnya,’ kata Fuad. Sedangkan jeli gamat dikonsumsinya 3 kali 2 sendok sehari. Tiga hari rutin mengoleskan jeli teripang Fuad tercengang. Seluruh bekas luka menutup.

‘Itu berkat kandungan asam amino tinggi,’ kata Walter K M Yee, ahli gizi dari Luxor Malaysia. Ada 11 asam amino dalam teripang, di antaranya asam eicosapentaenat (EPA) dan asam docosahexaenat (DHA) yang tinggi, masing-masing 25,69% dan 3,69%. Nilai EPA besar menandakan kecepatan teripang memperbaiki jaringan rusak.

Wang H dan Zhang G dari Shanghai Institute of Hematology, Shanghai Second Medical University, China mengungkap teripang kaya senyawa glikosaminoglikan yang bersifat antipenggumpalan dan pembekuan darah. Itu sebabnya luka Fuad lekas menutup.

Sebenar nya masih banyak dampak nya bagi kesehatan...
Saya sebenar nya sih sadar sesadar nya kalo nanti bergadang yang saya lakukan akan merusak kesehatan saya cepat atau lambat..

Jadi sebelum terlambat..
MARI KITA KURANGI BERGADANG jika memang bergadang itu gak bisa lepas dari kita..
Biar kan tubuh kita ini bisa memulihkan diri nya saat kita terbangun nanti....
Jadi..
Just Do Action Now.......
Katakan Tidak untuk bergadang..
( Oh ya kurangi saja bergadang nya deh..., maklum kalo di bawakan ke diri saya, saya masih sering bergadang sih.. heheeheeheheeheeheehehe)
^_^
Sumber

dedyfirmansyah.wordpress.com/2009/05/24/efek-begadang/

evrishare.wordpress.com/2011/01/23/hidup-sehat-tanpa-begadang/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar